Rapat Pendeta Distrik

Puji syukur kehadirat Allah Bapa, Anak-Nya Yesus Kristus Raja Gereja dan Roh Kudus yang tetap membimbing dan menyertai perjalanan gereja HKBP hingga saat ini. Sesuai dengan Aturan dan Peraturan (AP) HKBP 2002, HKBP Distrik II Silindung telah menyelenggarakanRapat Pendeta pada tanggal 7-9 April 2008 di Parapat, kabupaten Simalungun. Tema Rapat Pendeta kali ini berlangsung di bawah terang Tema: �Beritakanlah Injil kepada semua Mahluk (Mark 16:15b). Tema ini sekaligus menjadi Tema Synode Godang HKBP yang akan dilaksanakan tanggal 1-7 September 2008. Rapat ini merupakan Rapat Pendeta kedua di HKBP Distrik II Silindung dalam periode 2004-2008. Selanjutnya peserta Rapat Pendeta HKBP Distrik II Silindung adalah para Pendeta HKBP yang melayani di HKBP Distrik II Silindung, di kantor pusat HKBP, di Lembaga Pendidikan Teologia HKBP serta Pendeta HKBP yang melayani di instansi pemerintahan di lingkungan wilayah Distrik II Silindung. Juga para calon pendeta yang menjalani masa praktek diDistrik ini.

Ompui Ephorus HKBP, Pdt Dr. B. Napitupulu membuka Rapatini sekaligus memberikan bimbingan pastoral sesuai dengan pemahaman akan Tohonan Kependetaan HKBP. Turut memberikan ceramah, Ketua Rapat Pendeta (KRP) HKBP, Pdt. Dr. Jamilin Sirait, Sekretaris Jenderal HKBP, Pdt.W.T.P Simarmata, MA serta Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Nelson F. Siregar, STh. Sehingga melalui rapat ini, para Pendeta benar-benar diperkaya untuk ikut memberikan arah teologis bagi perjalanan HKBP ke depan dalam satu misi dan visi.Oleh karena itu HKBP dapat hadir di tengah-tengah masyarakat dan bangsa, khususnya di daerah pelayanan HKBP Distrik II Silindung. Agenda penting dalam Rapat ini adalah membicarakan Perkembangan teologi, Liturgi, RPP (Siasat Gereja), Confessi HKBP dan Teologia lingkungan hidup. Serta membahas issu-issu teologia lokal dan global yang sedang berkembang, di antaranya pemanasan Global (Global warming). Penataan pargodungan menjadi pusat pelayanan (missions station), Pesta Demokrasi (Pilgubsu, Pilkada) yang akan berlangsung di negara ini, juga menjadi bagian perbincangan dalam rapat ini.

Gereja sebagai tubuh Kristus dalam perjalanannya di dunia, harus turut aktif memberikan kontribusi baik pikiran maupun tindakan nyata. Hal ini sudah diamanatkan oleh Yesus Kristus kepada murid-murid-Nya yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Gereja yang aktif merupakan gereja yang hidup dan bertumbuh. Prinsip-prinsip inilah yang perlu ditindaklanjuti dan selalu bahagian dari panggilan pelayanan seorangPendeta HKBP.

Semua peserta rapat pendeta ini mengikuti seluruh rangkaian acara dan memberi perhatiandengan serius. Akhirnya berakhir dengan sukacita dalam satu ibadah penutupan dan Perjamuan Kudus dipimpin oleh Pdt. Kaman Hutabarat, STh dan Praeses HKBP, Pdt. Welman Tampubolon, STh.

Selamat!Tunaikanlah Tugas Pelayananmu.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: